Rabu, 11 Mei 2011

Density - Densitometer & Status Pengukuran


Dalam Fisika Optik, Density dari sebuah materi optik adalah nilai logaritma (berbasis 10) pembanding (tanpa satuan) antara besaran kuat cahaya yang dipantulkan / diteruskan dengan besaran kuat cahaya yang masuk pada panjang gelombang cahaya tertentu.


O= nilai kepekatan (opacity)
T= nilai transmittance
I0= nilai kuat cahaya yang masuk
I= nilai kuat cahaya yang diteruskan / dipantulkan

Absorbance      Transmittance (I / I0)
0 1
0.1 0.79
0.25 0.56
0.5 0.32
0.75 0.18
0.9 0.13
1 0.1
2 0.01
3 0.001

Densitometer adalah alat yang dipakai untuk mengukur Density suatu benda yang memantulkan cahaya (reflection densitometer) atau yang meneruskan cahaya (transmission densitometer); di dalam industri grafika densitometer digunakan antara lain:



  • Mengukur kepekatan film separasi (standard density: >= D3.7)
  • Mengukur kepekatan tinta cetakan (Status T, nilai-nilai dibawah ini merupakan contoh anjuran pabrik tinta):
Bahan Cetakan / Methode Cetak
Cyan
Magenta
Yellow
Black
Kertas Coated /

Offset Lithography Lembaran
1,40
1,50
1,10
1,70
Kertas Coated /

Offset Lithography Gulungan (heatset)
1,30
1,40
1,00
1,55
Kertas Koran /

Offset Lithography Gulungan (nonheatset)
0,90
0,90
0,85
1,05

Densitometer tidak dapat dipakai untuk mengukur warna, karena nilai yang dipresentasikan berdasarkan panjang gelombang cahaya tertentu (lihat fungsi diagram kepekatan); Sekarang ini digunakan alat pengukur warna seperti Spectrophotometer yang mengukur data spektral warna.

Status T atau Status E
Dalam praktek sehari-hari status pengukuran di percetakan dikenal 2 macam status pengukuran yaitu Status T dan Status E. Status T banyak dipergunakan di Amerika sedangkan Status E dipergunakan di sebagian besar negara di Eropa.



Perbedaan kedua status pengukuran hanya pada filter biru yang dipergunakan untuk pengukuran density Yellow; pada status T peak pemindaian warna Yellow (filter biru) ada di panjang gelombang 460 nm dan berakhir pada panjang gelombang 560 nm sedangkan pada status E peak pemindaian tersebut berada di panjang gelombang 440 nm dan berakhir pada 540 nm.
Oleh karena itu apabila kita mengukur density dengan status T atau status E, perbedaan yang signifikan hanya pada warna Yellow saja. Sedangkan baik filter hijau yang mengukur density Magenta maupun filter merah yang mengukur density Cyan sama atau sangat mirip.
  ----------------------
Catatan (tambahan): daftar nilai density warna tersebut diatas merupakan anjuran yang biasanya diberikan oleh pabrik tinta; dalam melakukan konsultasi di pressroom, ATGMI menyarankan untuk membuat daftar hubungan antara nilai density dan warna CIEL*a*b* pada kertas standar. Karena mengacu pada ISO 12647-2, maka ditentukan density mana yang paling mendekati nilai CIEL*a*b* sesuai dalam ISO 12647-2 tersebut, ini yang disebut Density Optimal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari Gabung Diskusi serta Mohon komentar dengan sopan, jangan SPAM atau SARA. Komentar SPAM atau SARA akan dihapus..Blog ini Bersifat Dofollow, Anda komentar dapat Backlink Otomatis untuk Meningkatkan PR Blog Anda...Terima kasih atas Kunjungan,Salam Sukses....!!!