Semisal, Nurul Arifin menganggap mantan anggota KPU Andi Nurpati sebagai pembohong berdarah dingin. Nurul menilai semua keterangan Nurpati dalam rapat dengan Panja hanya seperti menuruti skenario yang disiapkan timnya. Karena itu, untuk pemilu ke depan, Nurul mendesak adanya pengawasan oleh DPR dalam kinerja KPU.Secara terbuka Nurul berani mengatakan Andi Nurpati pembohong bekas komisioner KPU ini mengingkari apa yang sebenarnya sudah dikonfrontir kepada saksi yang bertemu dengan wanita yang kini menjadi petinggi Partai Demokrat itu. Dan semua saksi yang dimintai keterangan oleh Panja pun semuanya mengarah kepada Andi Nurpati.
"Tapi yang bersangkutan (Andi Nurpati) mungkin sudah dikondisikan juga dengan timnya, sehingga yang bersangkutan tetap bersikukuh bahwa dia tidak bertemu dengan saksi tersebut," papar Nurul dalam wawancara dengan Metro TV.
Bahkan, saat rapat Panja Mafia Pemilu di DPR, Kamis (7/7), Nurul Arifin mengusulkan agar semua saksi yang pernah diperiksa Panja Mafia Pemilu DPR layak diberi Piala Citra lantaran mereka jago ber-akting. "Semua aktor di kasus mafia pemilu sangat sempurna. Mereka layak mendapat Citra," ujar anggota Panja Mafia Pemilu, Nurul Arifin usai rapat Panja memeriksa Dewi Yasin Limpo.
Meski begitu, Panja tak bisa tertipu dengan akting yang ditampilkan semua saksi yang diperiksa tersebut. Bahkan, katanya, saat ini Panja telah mengantongi seorang nama pelaku dari pihak KPU, yang ikut memalsukan surat MK tersebut.
"Kita sudah dapati bahwa MH (Mashuri Hasan) itu orang MK yang bermain-main dalam kasus ini. Begitupun dengan di KPU, kita sudah mengantonginya," papar Nurul Arifini. (*/jpc)
Sumber: www.jakartapress.com
Best regards,
Owner TrashGoogleBlogs

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari Gabung Diskusi serta Mohon komentar dengan sopan, jangan SPAM atau SARA. Komentar SPAM atau SARA akan dihapus..Blog ini Bersifat Dofollow, Anda komentar dapat Backlink Otomatis untuk Meningkatkan PR Blog Anda...Terima kasih atas Kunjungan,Salam Sukses....!!!