Kamis, 14 Juli 2011

Harmonisasi Cahaya sebagai Elemen Artistik pada Rumah Tinggal

Setiap orang sudah pasti selalu mendambakan hunian yang memancarkan suasana damai dan menyenangkan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan impian tersebut. Selain pengaturan komposisi ruang, penyusunan furnitur, dan pemilihan warna cat, pekerjaan menata interior rumah juga melibatkan perencanaan tata cahaya. Aspek pencahayaan memang memiliki peranan penting untuk menghadirkan suasana rumah sesuai dengan yang diinginkan. Lewat teknik dan sentuhan permainan cahaya yang tepat, efek dan nuansa yang berbeda akan mengisi setiap detil ruangan.
Lampu, tidak hanya berfungsi sebagai alat penerangan semata. Lebih dari itu, sebagai salah satu elemen interior lampu sangat berperan dalam memberikan sentuhan artistik dan menjadi penyeimbang. Kini lampu bisa dikategorikan sebagai fashion, karena fungsinya yang telah bergeser dari sekedar alat penerangan. Lampu telah hadir sebagai tren selain penghias ruangan yang mampu memberikan sentuhan rasa seni.
Seni pencahayaan rumah
Bayangkan, apa jadinya bila rumah tak punya sistem pencahayaan yang baik. Efek dimensi ruangan akan menyusut. Suasana gelap, dingin, dan kaku tak bisa dihindari. Oleh sebab itu, di dalam ruangan kebutuhan cahaya adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar. Hal tersebut juga menjadi salah satu syarat untuk menciptakan kondisi kehidupan manusia menjadi lebih nyaman dan menarik.
Penataan cahaya pada interior rumah tinggal tentulah tidak mudah. Sebab, sebuah pencahayaan yang baik harus memperhatikan sudut teknis, estetika, gaya, dan warna. Atau tak tertutup kemungkinan untuk menciptakan suasana tertentu pada sebuah ruang sesuai dengan yang diinginkan.
Sumber pencahayaan ada dua, yaitu alami dan buatan. Sinar matahari adalah salah satu sumber cahaya alami yang dibutuhkan pada siang hari. Perancangan jendela yang baik dapat memungkinkan hadirnya sinar matahari ke setiap sudut ruangan. Selain mampu mendatangkan suasana segar di pagi hari, sumber cahaya gratis ini juga baik untuk kesehatan.
Malam hari menjelang, sumber cahaya buatan memegang peranan. Lewat pemakaian lampu yang kian beraneka ragam penerangan akan didapat. Dari sekian banyak model lampu yang ada, jangan sampai melupakan prinsip utama yang harus dimilikinya, yaitu keselamatan, kenyamanan, dan hemat energi. Selain itu karakter ruangan, gaya yang diusung rumah, hingga usia pemilik rumah menjadi pertimbangan pemilihan lampu.
Sebagai contoh, untuk kesehatan dan menghadirkan suasana yang teduh gunakan lampu berkekuatan rendah bagi ruangan kamar orang tua. Dan lampu yang terang dipakai di kamar anak-anak untuk membangkitkan semangatnya. Lampu bercahaya putih akan menghadirkan kesan dingin pada ruangan. Bisa ditempatkan sebagai lampu utama. Sementara suasana yang lebih hangat, mewah, dan romantis bisa dirasakan lewat kehadiran cahaya kekuningan. Penempatan yang terbaik adalah di sudut-sudut khusus dari sebuah ruangan. Semua dapat dihadirkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
Bila dulu cukup mengandalkan lampu jenis neon di tengah ruangan untuk ruang baca, kini tersedia lampu baca yang bentuknya bervariasi. Tinggal pilih saja ingin bentuk yang seperti apa. Selain berfungsi sebagai alat bantu baca, lampu model ini sekaligus juga menjadi alat dekoratif interior.
Tidak hanya itu, model lampu juga dapat mengikuti model rumah yang ditempati. Rumah bergaya minimalis sebaiknya menempatkan lampu model serupa di dalamnya. Pilihan lampu putih dan silver bisa dicoba. Sementara bagi rumah model klasik dapat menggunakan lampu-lampu klasik seperti kristal berwarna keemasan atau cokelat. Jangan mencampur gaya rumah dengan model lampu yang tidak sealiran dengannya karena akan merusak nilai estetika dan menimbulkan ketidakseimbangan.
Dengan pemilihan lampu yang tepat, kebutuhan cahaya yang diinginkan dapat terakomodasi dengan sempurna. Selain itu, pemenuhan unsur nilai artistik dan estetika juga bisa tercukupi. Tata cahaya yang tepat akan menciptakan atmosfer yang menyenangkan. Silakan memilih lampu yang sesuai dengan karakter Anda dan rumah Anda. (diolah dari berbagai sumber - CRL)

Source:http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/29/13422986/harmonisasi.cahaya.sebagai.elemen.artistik.pada.rumah.tinggal.


Best regards,

Owner TrashGoogleBlogs
print this page Print this page

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari Gabung Diskusi serta Mohon komentar dengan sopan, jangan SPAM atau SARA. Komentar SPAM atau SARA akan dihapus..Blog ini Bersifat Dofollow, Anda komentar dapat Backlink Otomatis untuk Meningkatkan PR Blog Anda...Terima kasih atas Kunjungan,Salam Sukses....!!!