DiaryAsrul. Diberdayakan oleh Blogger.
Asrul Hoesein Diary - Indonesia Go Organik - Indonesia Clean and Green - Stop Global Warming - PT. Cipta Visi Sinar Kencana [Posko Hijau] sebagai perusahaan Formulator dan Prinsipal - Jejaring Usaha Pupuk dan Pemupukan "Berbasis Organik" dalam dan luar negeri - Bakteri Pengurai Limbah Organik [Aktivator GreenPhoskko-GP1] - Penggembur Bulking Agent ^ Mineral Penghilang Bau Limbah Organik [GP2] - Posko Hijau Memberi Pelatihan ^ Presentasi ^ Pendampingan TataKelola Sampah kepada Pemerintah ^ Perusahaan [Program CSR] ^ Kelompok Tani [HKTI-LM3-P4S-Feati] ^ Kelompok Usaha [Kadin-HIPMI-HIPPI-Asosiasi] ^ Design TPA sesuai SNI Konsep Kelola Sampah dengan Optimalisasi Fungsi TPS [Sentralisasi Desentralisasi-Basis Komunal] dan - Mesin Olah Sampah Organik [RKE 2000L] - Mesin Olah Sampah Organik [RKE 1000L] - Mesin Olah Sampah Organik (RKM 1000L) - Komposter Biophosko® [Hand Rotary] - Komposter Biophosko® Compost Bin [S-60L] - Komposter Biophosko® Compost Bin [M-80L] - Komposter Biophosko® Compost Bin [L-120L] - Barel Kompos Biophosko® BK 200 L - Komposter Elektrik Biophoskko® (KE 100L) - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramalet® Flexible Formula - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramalet® Kakao [Cocoa Fertilizer] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramalet® Lada [Fertilizer For Pepper] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Tanaman Buah Dalam Pot [Tabulampot] - Pupuk Gramafix® Padi [Fertilizer for Rice Paddy] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Mente [Fertilizer for Cashew] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Jagung [Corn Fertilizer] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Sawit [Palm Oil Tree Fertilizer] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Karet [Fertilizer for Rubber Tree] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Formula Spesifik Tanaman Hias - Pupuk Gramafix Formula Tebu [Sugarcane Crops Fertilizer] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Sayuran Biji [Peas & Beans Vegetable Fertilizer] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Cengkeh [Clove Fertilizer] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Sayuran Daun [Leafy Vegetable Fertilizer] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Kopi [Coffee Fertilizer] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Sayuran Umbi [Fertilizer for Root Crops] - Pupuk Tablet [NPK Plus] Gramafix® Kacang [Fertilizer For Legum]Pupuk Organik Kompos GreenPhoskko® PadatPupuk Organik Gramafert® CairPupuk Organik Granul - Alat Uji Unsur Pupuk [Digital NPK Tester] - Pendampingan Usaha Agribisnis dan Agrowisata serta Perkebunan Nasional^BUMN.

Rabu, 20 April 2011

MEMAHAMI POLUSI DAN DAMPAKNYA PADA MANUSIA DAN LINGKUNGAN

MENGIDENTIFIKASI JENIS LIMBAH/SAMPAH
Indikator
- Pengertian limbah sebagai buangan hasil akibat aktivitas manusia yang akan mengganggu keseimbangan alam jika jumlahnya melebihi nilai ambang batas.
- Macam-macam limbah diidentifikasi berdasarkan sumber yang ada di lingkungan.
- Jenis limbah yang dapat dimanfaatkan tanpa daur ulang dan dengan daur ulang didata dan dipilah dengan benar.
- Pengelompokkan limbah berdasarkan jenis senyawa dan wujudnya dilakukan dengan benar.

Pengertian
“Limbah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian barang yang rusak atau memiliki cacat dalam pembuatan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan”. (kamus istilah lingkungan, 1994).
Sinonim limbah adalah sampah. Ada beberapa pendapat yang mendefinisikan tentang sampah:
a. “Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis”. (Istilah Lingkungan untuk Manajemen, Ecolink, 1996)
b. “Sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi, dibuang oleh pemiliknya atau pemakai semula” (Tanjung, Dr. M. Sc., 1982)
c. “Sampah adalah sumber daya yang tidak siap pakai”. (Radyastuti, W. Prof. Ir., 1996)
Macam-macam Limbah
Berdasarkan asalnya, limbah padat dapat digolongkan sebagai :
- Limbah Organik
- Limbah Anorganik

Limbah organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Limbah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Limbah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Termasuk limbah organik, misalnya dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun.

Limbah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan alumunium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Limbah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.

Kertas koran, dan karton merupakan perkecualian. Berdasarkan asalnya, kertas, koran, dan karton termasuk limbah organik. Tetapi kertas, koran, dan karton dapat diaur ulang seperti limbah anorganik lain (misalnya, gelas, kaleng, dan plastik).

Sumber Limbah
a. Limbah dari Pemukiman

Umumnya limbah rumah tangga berupa sisa pengolahan makanan, perlengkapan rumah tangga bekas, kertas, kardus, gelas, kain, sampah kebun/halaman, dan lain-lain.
b. Limbah dari Pertanian dan Perkebunan
Limbah dari kegiatan pertanian tergolong bahan organik, seperti jerami dan sejenisnya. Sebagian besar limbah yang dihasilkan selama musim panen dibakar atau dimanfaatkan untuk pupuk. Untuk limbah bahan kimia seperti pestisida dan pupuk buatan perlu perlakuan khusus agar tidak mencemari lingkungan. Limbah pertanian lainnya adalah lembaran plastik penutup tempat tumbuh-tumbuhan berfungsi untuk mengurangi penguapan dan penghambat pertumbuhan gulma namun plastik ini dapat didaur ulang.
c. Limbah dari Sisa Bangunan dan Konstruksi Gedung
Limbah yang berasal dari kegiatan pembangunan dan pemugaran ini biasa berupa bahan organik maupun anorganik. Limbah organik, misalnya : kayu, bambu, triplek. Limbah anorganik, misalnya : semen, pasir, spesi, batu bata, ubin, besi dan baja, kaca dan kaleng.
d. Limbah Perdagangan dan Perkantoran.
Limbah yang berasal daei daerah perdagangan seperti: toko, pasar tradisional, warung pasar swalayan ini terdiri dari kardus, pembungkus, kertas dan bahan organik termasuk limbah makanan dan restoran.
Limbah yang berasal dari lembaga pendidikan, kantor pemerintah dan swasta biasanya terdiri dari kertas, alat tulis menulis (pulpen, pensil, spidol, dan lain-lain), toner fotokopi, pita printer, kotak tinta printer, baterai, bahan kimia dari laboratorium, pita mesin ketik, klise film, komputer rusak, dan lain-lain. Baterai bekas dan limbah bahan kimia harus dikumpulkan secara terpisah dan harus memperoleh perlakuan khusus karena berbahaya dan beracun.
e. Limbah dari Industri
Limbah ini berasal dari seluruh rangkaian proses produksi (bahan-bahan kimia serpihan/potongan bahan), perlakuan dan pengemasan produk (kertas, kayu, plastik, kain/lap yang jenuh degan pelarut untuk pembersihan). Limbah industri berupa bahan kimia yang sering kali beracun memerlukan perlakuan khusus sebelum dibuang.

Ada beberapa limbah yang memerlukan penanganan khusus untuk menghindari bahaya yang akan ditimbulkannya. Limbah khusus ini antara lain:

a. Limbah dari Rumah Sakit
Limbah rumah sakit merupakan sampah biomedis, seperti sampah dari pembedahan, peralatan (misalnya pisau bedah yang dibuang), botol infus dan sejenisnya, serta obat-obatan (pil, obat bius, vitamin). Semua sampah ini mungkin terkontaminasi oleh bakteri dan sebagiannya beracun sehingga berbahaya bagi manusia dan makhluk lainnya.
Cara pencegahan dan penanganan limbah rumah sakit antara lain :
- Sampah rumah sakit perlu dipisahkan.
- Sampah rumah sakit harus dibakar di dalam sebuah inseminator milik rumah sakit..
- Sampah rumah sakit ditampung di sebuah kontainer dan selanjutnya dibakar di tempat pembakaran sampah.
- Sampah biomedis disterilkan terlebih dahulu sebelum dibuang ke landfill.

b. Akumulator Bekas
Baterai umumnya berasal dari sampah rumah tangga dan biasanya mengandung logam berat seperti raksa dan kadmium. Logam berat sangat berbahaya bagi kesehatan. Akumulator dengan asam sulfat atau senyawa timbal berpotensi menimbulkan bahaya bagi manusia. Baterai harus diperlakukan sebagai samah khusus. Saat ini di Indonesia, baterai kering hanya dapat disimpan di tempat kering sampai tersedia fasilitas pengolahan.
Jenis sampah khusus lainnya adalah :
- Bola lampu bekas;
- Pelarutan dan cat;
- Zat-zat kimia pembasmi hama dan penyakit tanaman seperti insektisida, pestisida.
- Sampah dari kegiatan pertambangan dan eksplorasi minyak;
- Zat-zat yang mudah meledak dalam suhu tinggi.

Efek limbah terhadap Manusia dan Lingkungan
a. Dampak terhadap Kesehatan
Lokasi dan pengelolaan limbah yang kurang memadai (pembuangan limbah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menjangkitkan penyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut:
- Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.
- Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit).
- Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (Taenia). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernaan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah.
- Limbah beracun. Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal dunia akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari limbah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.

b. Dampak terhadap lingkungan
Cairan rembesan limbah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasyuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis.
Penguraian limbah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak.

Sumber daya Alam.
Sumber daya alam meliputi semua biomassa yaitu keseluruhan makhluk, baik yang hidup maupun yang mati (hewan dan tumbuhan), juga benda mati seperti air, tanah, dan batuan, serta gas-gas di atmosfer. Pemanfaatan sumber daya alam ini mencakup antara lain: konsumsi ikan, air, dan kayu bakar secara langsung. secara tidak langsung, misalnya pengolahan batuan (bijih) menjadi bahan kayu untuk memproduksi besi, tembaga. Sering kali sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara multiguna.
Sumber daya alam dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
- Sumber daya alam terbarui
- Sumber daya alam tak terbarui

a. Sumber Daya Alam Terbarui
Sumber daya alam terbaharui adalah sumber daya yang diproduksi secara alami atau dengan bantuan manusia (pertanian, hutan dan lain-lain) atau dapat ditumbuhkan kembaliu dalam waktu relatif singkat/endek (bulan, tahun)
Jika eksploitasi dilakukan dengan pola mendukung (seimbangantara input dan output) sumber daya ini tidak terbatas ketersediannya, misalnya penanaman secara berkelanjutan dalam pertanian atau penghutanan kembali.
Tergolong dalam sumber daya alam ini adalah :
- Hasil hutan (kayu, bambu).
- Hasil pertanian dan perkebunan (umbi-umbian, palawija, beras, sayur-sayuran, buah-buahan, minyak sayur, kapas, gula, dan lain-lain.
- Hasil perikanan (ikan, udang, dan lain-lain).
- Hasil peternakan (daging, susu, wol, kulit dan lain-lain).

b. Sumber Daya Alam Tak Terbarui
Sumber daya alam tak terbarui adalah sumber daya alam yang persediaannya terbatas dan tidak tersedia dalam jangka lama. Dalam beberapa kasus, karena keberadaannya yang melimpah membuatnya dieksploitasi secara tidak terbatas, tanpa memperhatikan kepentingan generasi mendatang dan dampak eksploitasi terhadap lingkunga.
Sebenarnya eksploitasi terhadap sumber daya ini adalah terbatas, baik untuk jangka waktu pendek maupun lama, tanpa ada sumber lain dan tidak dapat ditumbuhkan kembali, meskipun beberapa jenis dari sumber ini dapat diperbaharui tetapi dalam waktu jutaan tahun lamanya.
Termasuk golongan ini adalah : minyak bumi, uranium, bijih besi, batu bara, bauksit, dan mineral-mineral lainnya.

Limbah di alam dan di Industri
a. Limbah di Alam
Secara alami tumbuh-tumbuhan mengatur sendiri kesuburan tanah di bawah tempat tumbuhnya. Dedaunan tua yang jatuh lama-kelamaan akan membusuk dan terurai. Setelah mineralnya bebas dan bercapur tanah, mineral ini akan diserap kembali oleh akar tumbuhan. Dengan cara serupa, senyawa karbon dari zat organik akan dilepas ke udara dalam bentuk CO2. Selanjutnya, daun tumbuhan akan menyerap kembali proses fotosintesis. Siklus alami ini adalah suatu proses yang berlangsungnya terus menerus. sampah/limbah hasil metabolisme dari hewan dan tumbuhan juga akan mengalami siklus yang serupa.

b. Produksi di Industri dan Limbah
Di alam semua zat organik dapat diadur ulang, dimana beberapa spesies tertentu mengkonsumsi limbah yang dihasilkan oleh organisme lain. Contohnya, Hyena memakan bangkai binatang, jamur menguraikan dedaunan, dan lain-lain. Sebaliknya, prosesa di industri sangat tidak efektif. Orang membuat produk yang secara tidak langsung dapat menghasilkan sejumlah limbah pada setiap tahapan proses di samping produk itu sendiri. Beberapa contoh mengenai produk atau proses sampah yang dihasilkan:
Membuat besi dari bijih besi → kerak besi sebagai sampah produksi.
Kaca dipotong untuk jendela dengan ukuran tertentu → limbah potongan kaca
Membuat bingkai jendela dari pelat alumunium → limbah potongan alumunium.
Kertas cetak dipotong sesuai ukuran tertentu → limbah kertas.

c. Peredaran Produk dari Industi ke Konsumen
Produk pabrik telah melalui beberapa tahap produksi, dari proses awal hingga pengerjaan akhir, meliputi kontrol mutu dan pengemasan, yang selanjutnya diangkut untuk diperdagangkan, dan terakhir sampai ke konsumen. Pada setiap tahap yang dilalui oleh produk ini dapat timbul sampah. roses industri ini juga memberikan dampak lain terhadap lingkungan, baik itu mengenai energi, air, maupun udara.
Oleh karena alasan ekonomi dan ekologi, industri harus terus menerus mencari jalan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi sampah yang dihasilkan di pabriknya. Jika mungkin, sampah produksi didaur ulang untuk dimanfaatkan kembali dalam proses produksi (contohnya di pabrik botol dari gelas: pecahan gelas dicairkan lagi), bahan kimia digunakan lagi dan lagi di dalam suatu proses tertutup. hal ini dikenal sebagai “teknologi bersih”.

d. Bentuk pengemasan
Kemasan menduduki posisi dominan dalam menentukan nilai jual suatu produk. walaupun fungsi utama dari kemasan adalah untuk melindungi produk dari kerusakan, tetapi transportasi secara modern dan penyimpanan barang membuat kemasan menjadi lebih penting. Ditambah lagi dengan sikap konsumen yang lebih suka dengan kemasan yang menarik dan berwarna-warni.
Kemasan untuk alasan perlindungan, pengangkutan, penyimpanan, dan penjualan dengan bahan misalnya dari karton, kayu, plastik, kertas, dan kaleng, di satu sisi merupakan sumber sampah yang besar.

1) Pengemasan Tradisional
Pada masa lampau pembungkus atau kemasan terbuat dari bahan-bahan alami yang dapat didaur ulang oleh alam, contohnya:
- Daun pisang dipakai untuk membungkus nasi atau jenis makanan lainnya.
- Daun pohon jati digunakan untuk membungkus ikan ataupun daging.
- Daun pandan digunakan untuk membungkus makanan tradisional yang terbuat dari gandum.
- Bambu dan jenis kayu lainnya dapat digunakan untuk mengemas barang-barang yang akan dibawa kepasar atau ke kota.

Kelebihan dari pengemasan tradisional adalah :
- Bahan berasal dari sumber daya alam terbarui, sehingga mudah tersedia.
- Kalau di buang ke alam dapat diuraikan oleh mikroorganisme, bahkan menjadi pupuk untuk makhluk hidup lain
- Ekonomis dan terjangkau oleh masyarakat.

Kekurangan dari pengemasan tradisional adalah pada tidak sempurnanya perlindungan pada produk sehingga tidak terjamin kualias dan kuantitasnua untuk jangka waktu lama maupun keamanan produk selama pengangkutan jarak jauh.

2) Pengemasan Modern
Dengan kemajuan teknologi yang serba canggih, kemasan tradisional sudah mulai ditinggalkan. Daun-daunan sudah diganti dengan kaleng yang dilapisi timah, kaleng alumunium, plastik, kertas, stirofoam atau kombinasi dari berbagai bahan sintetis. Disamping mempunyai kelebihan, kemasan modern juga mempunyai kekurangan.

Kelebihan Pengemasan Modern.
- Perlindungan sempurna terhadap produk dari sinar matahari, panas, debu/kotoran, insekta, dan lain-lain sehingga sangat higienis dan terjaga kualitasnya untuk jangka waktu lama.
- Dapat dituliskan berbagai macam informasi mengenai produk, seperti: komposisi, merek, nama produk, produsen, kode produksi, dan tanggal kadaluarsa.
- Memudahkan pengangkutan dan penyimpanan.

Kekurangan Pengemasan Modern
- Bahan baku kebanyakan berasal dari sumber daya alam tidak terbarui.
- Untuk memproduksinya memerlukan banyak energi.
- Biayanya mahal, baik selama proses maupun setelah jadi barang.
- Digunakan sesaat, kemudian dibuang sebagai sampah.
- Tidak dapat atau sulit diuraikan oleh mikroorganisme pengurai.
- Beberapa diantaranya mengandung zat berbahaya dan beracun.

Cara-cara Pengolahan Limbah.
1) Sampah Organik
a. Makanan Ternak

Di beberapa negara, sampah organik yang berasal dari restoran biasanya dikumpulkan oleh peternak dan digunakan sebagai makanan binatang ternak, misalnya babi, unggas.
Di Indonesia, sampah organik dari pasar yang berupa sayur-sayuran (kobis, slada air, sawi), daun pisang, dan sisa makanan biasanya diambil untuk makanan kelinci, kambing, dan juga ayam atau itik. Hal ini sangat bermanfaat sebab selain mengurangi jumlah sampah juga mengurangi biaya peternakan. Namun, sampah organik ini harus dibersihkan dan dipilah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi oleh ternak. Sebab akan bermasalah jika sampah organik tadi bercampur dengan sampah-sampah yang mengandung logam-logam berat yang dapat terakumulasi di dalam tubuh ternak tersebut.

b. Komposting
Pengkomposan merupakan upaya pengolahan sampah, segaligus usaha mendapatkan bahan-bahan kompos yang sangat menyuburkan tanah. Sistem ini mempunyai prinsip dasar mengurangi atau mendegradasi bahan-bahan organik secara terkontrol menjadi bahan-bahan anorganik dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme. Mikroorganisme yang berperan dalam pengolahan ini dapat berupa bakteri, jamur, khamir, juga insekta dan cacing. Agar pertumbuhan mikroorganisme optimum, maka diperlukan beberapa kondisi, diantaranya campuran yang seimbang dari berbagai komponen karbon dan nitrogen, suhu, kelembaban udara (tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering), dan cukup kandungan oksigen (aerasi baik).
Sistem pengkomposan ini mempunyai beberapa keuntungan, antara lain:
- Merupakan jenis pupuk yang ekologis dan tidak merusak lingkungan.
- Bahan yang dipakai tersedia, tidak perlu membeli.
- Masyarakat dapat membuatnya sendiri, tidak memerlukan peralatan dan instalasi yang mahal.
- Unsur hara dalam pupuk kompos ini bertahan lama jika dibanding dengan pupuk buatan.

c. Biogas
Para petani selalu mencari jalan untuk meningkatkan taraf hidupnya. salah satu cara peningkatan taraf hidup ialah dengan cara membuat bahan bakar untuk memasak. Dewasa ini banyak petani membuat bahan bakar biogas berskala kecil di rumah. Biogas adalah gas-gas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah organik atau campuran dari keduanya. secara garis besar, biogas dapat dibuat dengan cara mencapur sampah-sampah organik dengan air kemudian dimasukkan ke dalam tempat yang kedap udara. Selanjutnya dibiarkan selama kurang lebih 2 (dua) minggu.
Sampah yang dibuat biogas ini mempunyai kelebihan antara lain:
- Mengurangi jumlah sampah.
- Menghemat energi dan merupakan sumber energi yang tidak merusak lingkungan.
- Nyala api bahan bakar biogas ini terang/bersih, tidak berasap seperti arang kayu atau kayu bakar. Dengan menggunakan biogas, dapur serta makanan tetap bersih.
- Residu dari biogas dapat dimanfaatkan untuk pupuk kandang.

2) Sampah Anorganik
Sampah anorganik seperti botol, kertas, plastik dan kaleng, sebelum dibuang ke TPA sebaiknya dipilah terlebih dahulu. Karena dari jenis sampah ini masih ada kemungkinan untuk dimanfaatkan ulang maupun untuk didaur ulang.

a. Dijual ke Pasar Loak/Dirombeng untuk Bahan Baku
Sisi lain dari pemanfaatan sampah anorganik, seperti kertas bekas, koran bekas, majalah bekas, botol bekas, ban nekas, radio tua, TV tua, dan sepeda usang, adalah dijual ke pasar loak. Atau jika enggan pergi ke pasar loak, juga dapat memanggil tukan loak yang biasa membeli barang-barang bekas ke rumah-rumah. Cara lain dapat juga di jual ke tetangga ataupun teman. Dengan demikian, sudah ada usaha mengurangi jumlah sampah yang ada. Cobalah untuk mengumpulkan barang-barang bekas kemudian dijual, pendapatan rumah tangga akan bertambah.

b. Daur Ulang
Berbicara mengenai proses daur ulang, ada baiknya apabila mengetahui jenis sampah yang dapat didaur ulang.
Sampah-sampah yang dapat di daur ulang, antara lain:
- Sampah plastik.
- Sampah logam
- Sampah kertas
- Sampah kaca.

c. Sanitary Landfill
Ini merupakan salah satu metode pengolahan sampah terkontrol dengan sistem sanitasi yang baik. Sampah dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Kemudian sampah dipadatkan dengan traktor dan selanjutnya ditutup tanah. Cara ini akan menghilangkan polusi udara. Pada bagian dasar tempat sampah tersebut dilengkapi dengan sistem saluran leachate yang berfungsi sebagai saluran limbah cair sampah yang harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai atau ke lingkungan. Di sanitary landfill tersebut juga dipasang pipa gas untuk mengalirkan gas hasil aktivitas penguraian sampah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sanitary landfill, yaitu :
- Semua lanfill adalah warisan bagi generasi mendatang.
- Memerlukan lahan yang luas.
- Penyediaan dan pemilihan lokasi pembuangan harus memperhatikan dampak lingkungan.
- Aspek sosial harus mendapat perhatian.
- Harus dipersiapkan instalasi drainase dan sistem pengumpulan gas.
- Kebocoran ke dalam sumber air tidak dapat ditolerir (kontaminasi dengan zat-zat beracun)
- Memerlukan pemantauan yang terus menerus.

d. Pembakaran
Sampah padat dibakar di dalam insinerator. Hasil pembakaran adalah gas dan residu pembakaran. Penurunan volume sampah padat hasil pembakaran dapat mencapai 70%. Cara ini lebih relatif mahal dibanding dengan sanitary lanfill, yaitu sekitar 3 x lipatnya.
Kelebihan sistem pembakaran ini adalah :
- Membutuhkan lahan yang relatif kecil dibanding sanitary landfill.
- Dapat dibangun di dekat lokasi industri.
- Residu hasil pembakaran relatif stabil dan hampir semuanya bersifat anorganik.
- Dapat digunakan sebagai sumber energi, baik untuk pembangkit uap, air panas, listrik, dan pencairan logam.

Kekurangannya terletak pada mahalnya investasi, tenaga kerja, biaya erbaikan dan pemeliharaan, serta masih membuang residu, menghasilkan gas.
Secara umum proses pembakaran di dalam insinerator adalah :
- Sampah yang dapat dibakar dimasukkan di dalam penyimpan atau penyuplai.
- Berikutnya, sampah diatur sehingga dapat dimanfaatkan sebagai penutup sampah pada lanfill.
- Sedangkan hasil berupa gas akan dialirkan melalui cerobong yang dilengkapi dengan scruber atau ditampung untuk dimanfaatkan sebagai pembangkit energi.

Tanggung Jawab Pengelolaan Sampah
Kalau diperhatikan proses diberbagai industri, maka input dari proses tersebut adalah bahan mentah dan energi. Setelah mengalami proses produksi, input tadi akan diubah menjadi produk-produk. Produk yang dihasilkan, setelah dikemas, akan didistribusikan melalui berbagai jenis alat transportasi kepada konsumen/pemakai. Setelah dari pemakai pertama mungkin produk ini akan dimanfaatkan oleh pemakai kedua atau mengalami daur ulang. Pada akhir masa pakai, produk tersebut akan menjadi barang yang disebut sampah. Karena hampir semua kegiatan manusia, khusunya produksi di industri perdagangan dan umumnya kegiatan pemakaian produk, mempunyai andil dalam menghasilkan sampah, maka semua orang yang terkait aktivitas tersebut mempunyai tanggung jawab yang sama dalam menangani dan menglola sampah.
a. Industri
Selain menghasilkan output berupa produk yang berguna, industri juga menghasilkan sampah sebagai hasil samping dari produknya, baik berupa padat, cair, maupun gas. Dengan demikian, sudah selayaknya jika industri tidak hanya memfokuskan perhatian pada produksi saja, yang jelas akan memberikan keuntungan, tetapi juga bertanggung jawab untuk menangani kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh proses produksinya. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan oleh industri, antara lain :
- Penghematan sumber daya alam.
- Lebih mengutamakan penggunaan sumber daya alam terbarui.
- Mengutamakan pembuatan produk yang tahan lama/awet
- Menggunakan kemasan yang dapat dipakai/didaur ulang dan mendaur ulang sampah yang dihasilkan sebagai hasil samping produk.
- Mengupayakan teknologi substitusi, teknologi bersih.

b. Perdagangan
Di kota-kota besar, para pemiliki toko atau swalayan mendesain tas plastik pembungkus seindah mungkin walaupun harus mengeluarkan biaya lebih. Kemudian tas ini menjadi tanggung jawab konsumen dalam pembuangan maupun pemakaian selanjutnya. Pandangan semacam ini harus berangsur diubah karena menyebabkan sampah plastik yang beredar di masyarakat semakin besar.
Sampah perdagangan, seperti halnya plastik pembungkus ini, seharusnya adalah tanggung jawab pemilik toko atau swalayan. para pedagang ini dapat membentuk mitra kerja dalam pengumpulan sampah untuk digunakan lagi atau didaur ulang. Jika hal ini dapat dilakukan ada beberapa hal yang dapat dinikmati, yaitu :
- Biaya bahan baku plastik berkurang, yang berarti juga penghematan sumber daya alam.
- Terciptanya lapangan kerja, terutama bagi pemulung.
- Terciptanya suasana lingkungan yang bersih.
- Konsumen akan menghargai dan lebih suka membeli barang-barang dari perusahaan yang berorientasi lingkungan.

c. Kebiasaan Konsumen dan Usia Pakai Produk
Apa yang terjadi dengan kemasan bahan makanan yang te;ah dikonsumsi? Atau bahan makanan rusak yang tidak dapat dikonsumsi lagi?. Segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia akan menghasilkan sampah. Sekarang marilah kita banyangkan, jika setiap orang menghasilkan sampah 2 dm3/hari. Di Indonesia dengan jumlah penduduk ± 200 juta jiwa akan menghasilkan sampah 380.000 m3/hari. Jika sampah tersebut dimasukkan truk berkapasitas 10 m3 , dibutuhkan 38.000 truk. Jika panjang tiap truk 8 meter, maka setiap hari akan ada antrean truk untuk mengangkut sampah sepanjang 304 km. Ini sebanding dengan jarak dari Semarang ke Bandung.
Dengan memperhatikan besarnya jumlah sampah yang timbul setiap hari, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu menangani masalah sampah:
- Menentukan prioritas sebelum membeli barang.
- Menghindari konsumsi terhadap barang-barang yang tidak dapat didaur ulang (oleh alam).
- Membeli produk yang tahan lama.
- Menggunakan produk selama mungkin, jangan hanya menganut mode.
- Usahakan memperbaiki barang yang rusak sebelum membuangnya tanpa pertimbangan.
- Berikan barang-barang yang sudah tidak dibutuhkan lagi kepada orang yang masih memerlukannnya.

d. Pemerintah
Seperti telah dikemukakan pada sub Pengelolaan Sampah di Indonesia bahwa pemerintah (pemerintah daerah dalam hal ini dilaksanakan oleh Dinas Kebersihan Daerah) secara langsung bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah mulai dari penyediaan sarana pengangkutan (truk, gerobak), tempat pembuangan (kontainer, landfill) sampai pengankutan sampah dari lahan pembuangan sementara ke lahan pembuangan akhir.
Biasanya penghasil sampah dipungut biaya untuk jasa penyelenggaraan (retribusi) setiap bulan. Besarnya retribusi ini berbeda-beda untuk setiap daerah sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku. Umumnya, di tiap daerah besarnya retribusi ini juga dibedakan menurut golongan tertentu (perumahan, niaga, sosial, industri, pasar, dan lain-lain).
Selain bertanggung jawab mengelola sampah secara langsung, satu hal yang penting harus dilakukan oleh pemerintah adalah penerapan kebijakan, antara lain.
- Penegakan hukum lingkungan terhadap pencemar lingkungan.
- Pemberlakuan eco-labelling untuk produksi bersih.
- Pemberlakuan eco-balancing di Industri, yang didukung dengan pemberian penghargaan atau Kalpataru.
Di sisi lain peranan dari lembaga konsumen harus ditingkatkan. Selama ini lembaga tersebut menekankan kegiatannya pada pengawasan terhadap obat dan makanan. Hendaknya pemerintah mulai mendorong institusi ini agar orientasinya juga mengacu pada produk dan proses produksi yang ramah lingkungan, sehingga konsumen sadar untuk membeli produk yang dihasilkan oleh industri yang melaksanakan produksi bersih ataupun eco-balancing. Selanjutnya, keadaan ini akan mendorong industri-industri lainnya untuk ikut serta dalam program produksi bersih dan eco-balancing di industri.

Pengelolaan Sampah di Indonesia
Sampah padat dari pemukiman merupakan bagian terbesar dari sampah yang timbul di Indonesia. Pemerintah bertanggung jawab dalam pengumpulan ulang dan pembuangan sampah dari pemukiman secara memadai. namun, karena hal lain yang harus diprioritaskan dan kurangnya dana, di beberapa tempat pengumpulan ulang oleh pemerintah tidaklah tuntas. Disisilain, masyarakat juga bertanggung jawab dalam membuang sampahnya secara benar pada suatu tempat pengumpulan dan menjali suatu kerjasama dengan pemerintah.

Cara pembuangan sampah selama ini :
Di daerah perkotaan, sampah rumah tangga oleh masyarakat dikumpulkan dan dibuang ke sebuah tempat pembuangan atau kontainer yang disediakan oleh pemerintah. Dari sini sampah diangkut oleh truk ke landfill yang umumnya kurang terkontrol, di mana para pemulung mencari barang-barang yang dapat didaur ulang. Akibat perbedaan gaya dan standar hidup rumah tangga kota pada umumnya menghasilkan sampah lebih banyak dibanding rumah tangga di pedesaan. Komposisinya juga berbeda, sebab lebih banyak barang yang dibungkus dengan berbagai kemasan, dan karenanya akan lebih banyak plastik yang dibuang.

Di desa terpencil, kemungkinan tidak ada pengumpulan ulang sampah oleh pemerintah secara formal. ampah, yang umumnya mengandung lebih banyak bahan organik, biasanya dibuang atau dibakar bersama daun-daunan dan sampah lain di halaman belakang rumah.
Karena modernisasi barang-barang yang terdiri dari bahan anorganik sampai juga ke daerah pedesaan sehingga komposisi sampah juga berubah. Beberapa barang seperti baterai jika dibakar di tempat terbuka atau dibuang di sembarang tempat dapat menimbulkan bahaya besar.

Landfill tidak terkontrol
Di beberapa tempat, tidak terdapat pengumpulan ulang yang memadai, sampah dipindah dari rumah ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara) dan berikutnya diangkut ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Di TPA ini sampah hanya ditumpuk tanpa ada perlakuan khusus.

Masalah Open Dumping
Di tempat di mana tidak ada sarana TPS memadai, masyarakat kebanyakan membuang sampahnya di jalan, tanah kosong, disamping bangunan atau ke sungai, dan selokan di mana hal ini akan menyebabkan “polusi tidak terkontrol”. Open Dumping dapat mengancam lingkungan dan merupakan sumber berbagai penyakit dan masalah lainnya.
Masalah-masalah yang dapat timbul akibat open dumbing dan landfill yang tidak terkontrol adalah sebagai berikut:
Lahan yang luas akan tertutup oleh sampah dan tidak dapat digunakan untuk tujuan lain.
- Cairan yang dihasilkan akibat proses penguraian (leachate) dapat mencemari sumber air.
- Sungai dan pipa air minum mengkin teracuni karena bereaksi dengan zat-zat atau polutan sampah.
- Penyumbatan badan air.
- Merupakan tempat yang menarik bagi berbagai binatang (tikus, anjing liar).
- Merupakan sumber dan tempat perkembangbiakan organisme penyebar penyakit.
- Gas yang dihasilkan dalam proses penguraian akan terperangkap di dalam tumpukan sampah dapat menimbulkan ledakan jika mencapai kadar dan tekanan tertentu.

Kegiatan Pemulung
Pemulung turut memainkan peran penting dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Mereka mencari barang yang bernilai ekonomis dari tumpukan sampah, TPS, dan TPA, maupun dari rumah ke rumah. Di satu pihak, pengelola sampah dari lembaga pemerintah melihat pemulung sebagai penghambat operasi sistem pengelolaan sampah padat modern yang efisien. Di lain fihak, pemulung dianggap melakukan pekerjaan yang berguna karena alasan-alasan merupakan sumber kehidupan puluhan ribu orang msikin tak berdaya di kota dan mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang atau dibakar.
Namun demikian, terdapat beberapa masalah yang harus dipertimbangkan, yaitu:
- Kualitas barang yang dipisah sejak dari sumbernya (di rumah) lebih baik dibanding barang yang dipulung dari sampah campuran pada tempat pembuangan atau landfill.
- Kondisi lingkungan para pemulung di landfill sangat buruk (dari sisi kesehatan dan kemungkinan terjadinya kecelakaan).

Masalah Limbah/sampah
Pengamatan secara umum mengenai sampah dan pengelolaannya di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia menunjukkan:
- Persentase bahan organik tinggi (50-75%), sampah umumnya basah basah/lembab.
- Pada tingkat rumah tangga, kaum wanita umumnya paling berperan dalam pembuangan sampah.
- Jika tingkat sosial rata-rata rendah, maka kondisi sarana pelayanan umum yang ada biasanya juga rendah.
- Pengelolaan sampah yang kurang baik biasanya juga disertai dengan fasilitas air murni yang tidak memadai. Hal ini menjadi penyebab penyebaran penyakit dan kondisi kesehatan yang buruk.
- Industri besar dan kecil tidak memberikan perhatian yang cukup dalam pengelolaan sampahnya, sedang pemerintah sendiri sulit untuk membiayai pengelolaan sampah karena hal yang lain yang harus diprioritaskan.
- Belum diterapkannya prinsip bahwa yang memproduksi barang harus mengelola sampah dari barang tersebut (misalnya: pabrik baterai kering menerima dan mengelola baterai yang sudah tidak dipakai lagi).

Pemerintah pusat melalui program Bapedal telah mencanangkan pemberian Adipura sebagai sarana memacu tanggung jawab semua kalangan terhadap penanggulangan masalah sampah bagi “kota bersih” sejak 1986. salah satu kriteria pemberian Piala Adipura adalah keberhasilan kota yang bersangkutan dalam mengurangi tingkat pencemaran yang diakibatkan oleh sampah domestik.
sumber:polusidampak.blogspot.com

Topik Terkait [Related Post]



0 komentar :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Silakan CARI tulisan yang Anda inginkan DISINI
Loading
Sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa bersalawat ke padaku sekali salawat niscaya Allah SWT akan bersalawat ke atasnya sepuluh kali”.(HR Muslim) �¦???

Sponsored "S and E" BackLink'S

Social Entrepreneurs SPONSORed
surgawebindian classifieds, india classified ads, free classified ads, buy sell free classifieds from india, classified yellow pages, indian ads, post free ads, indian advertisements, free advertising, post sell ads, post buy ads, free job postings, free matrimonial ads, car classifieds, auto classifieds, used stuff, local ads, ads for sale, local classifieds india, click india, property for sale, sell used cars, education institutes, travel deals, mumbai real estate, new delhi restaurants, hotels in bangalore, online classifieds india, buy sell free classifieds, online ads, free ads, indian ads, where can i post free ads, post free business ads, post free employment ads, free online ads posting, how to post free ads, post free banner ads, post free ads internet, free business advertising, local classified ads, free internet classified ads, post free dog ads, placing free ads online, free online advertising sites, where to place free classified ads, used cars classified ads, submit free classified ads, sites to post ads for free, kijiji, free classifieds nyc, post free classified ads no registration, sell car free ads, free online advertising sites, autos, ads for, one india, free classifieds in kerala freebanner4uSERIBU KAWANbertaubatlahiklanseribuartissexy17freebacklinks4usatriopiningitkatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4uiklansahabat2billiontraffic4uiklanwargaseribusayangbloggratiss4usurgalokaSERBA SERBISENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISAGUS FAUZY4905GOBLOGANEKA VIDEOFECEBLOG 4UIsangrajamayasurgawebbabulfatahbacklinkgratis4uBUSANA MUSLIMseribukatamutiaramajelisrasulullahSERIBU KAWAN TV INDONESIA FECEBLOG 4UI
japanese backlinksharelinknewsMajlis Link OtomatisFreewebsitepromotionAutoBacklinkGratisFree backlinksiaran linkFree Plugboard Teks TVlinkportalweb directorydirektori Indonesia

Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! TopBlogIndonesia.com

Free Auto BacklinkFree Auto BacklinkI-Love-ObamaFree Plugboard Link Banner ButtonFree Smart Automatic BacklinkMalaysia Free Backlink Services MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Automatic Backlink Service free instant backlink for blog and websiteTotal Entertainment Free Backlink Exchange For Seo Text Backlink ExchangesFreeBackLinksForYou Die Gute SaatBacklink-Gratisfree Backlinkkostenlose backlinksFree Automatic Link Free Promotion Link Auto Backlink iklan gratis 2BillionTraffic plugboard zeitbanner Free Automatic LinkSubmit Free to ExactSeekPremium TrickFree Auto BacklinksView and compare your rankings in Google, Yahoo! and MSN all at once
Search Engine Marketing
Join My Community at MyBloglog!Active Search ResultsASRULFree BacklinksTeman Link Unlimited Backlink ExchangeFree Automatic LinkBacklink-Gratisiklan 2BillionTraffic Text Backlink ExchangesZero waste management and Indonesia green solution to stop global warmingBlog Tutorial Wordpress Blogger BlogspotFree Automatic Link Musik-Box BacklinksFree Auto Backlink - Gratis Backlink Otomatis Bandung Kota Kembang MellowYellowBadge healthylounge,healthy corner,healthy diet,diet food,nutrition,vitamins,suplement,medicine,fitness,weightloss,hairloss,be healthy,osteoporosis,pregnancy,breastfeeding,cooking-recipes,parenting,babies,desease,exercise,food,household,be healthy C-Backlink Auto Backlink iklan gratis 2BillionTraffic
Free Auto BacklinkFree Auto Backlinks From Phanmemxuyenviet.com Rudy 364 Link Plugboard ManiaFree Automatic LinkFree Backlink Directorybacklink dich thuatFree Automatic LinkFree Automatic Link My Ping in TotalPing.com Free Automatic LinkFree Link ExchangeBacklink-GratisAdd URL Suggest Link Add URL Suggest LinkPageRank-Backlink ohne Anmeldung bei http://www.ursula1.de/webphpbacklinks for youKostenloser pagerank bei http://partner.krookle.euWelcome To Pinang HijauAuto Backlink | Free Auto Backlinks ExchangesPowered by BannerFans.com

Posko Hijau ^ PT.CVSK ^ NetWorking

POSKO HIJAU NETWORKING
DAFTAR KONTAK,PERWAKILAN^AGEN
PT CIPTA VISI SINAR KENCANA
DAN JEJARING POSKO HIJAU
--------------
[Head Office]
PT. Cipta Visi Sinar Kencana
Jl. Pungkur No 115
BANDUNG 40251
Ph:+62-22-4262235-4262253
Fx:+62-4214084
HP:+62-81572527115
--------------
[Malaysia]
Saiful Bahri Abdul Hadi
Konsortium Melayu
Selayang Berhad(KmsB)
No.25 Jalan 3 A/2 B,
Taman Desa Bakti,
Batu Caves
Darul Ehsan 68100,
Selangor-Malaysia
Ph:+60-122135515
Ph:+60-361207177,
Fax:+60-361377177
--------------
[Singapore]
Aileen Kwok
Ph: +65-64819182-96862550,6Eu
Tong Sen Street 04-68
--------------
[Vietnam - Ho Chi Minh]
Ben Taat Alias
2nd floor, unit 224, 37
Ton Duc Thang District 1,
Ho Chi Minh Viet Nam
Ph : +84-8-8230096
Fx : +84-8-8230094
--------------
[Jakarta]
Muh Rivai dan Dewi Nuraini,SP
Jl. Mujair Raya No 5
Jatipadang Pasar Minggu
Jakarta Selatan
PH:+62-21-78838189.
--------------
[Bogor]
Harry Bambang,Ir,MSc
JL Arzimar I/16-B
Bantar Jati
Bogor Utara 16152,
Jawa Barat,Indonesia.
Ph: 0251-328575.
--------------
[Surabaya]
Dang Yudi, Ir.
PT. CVSK Pwk Surabaya
Jl. Ketintang Permai AD-9
Surabaya 60232, Jawa Timur
Ph: 031-60564705.
--------------
[Yogyakarta]
Totok Maryadi,Drs, MT
Jl Pura 189 Sorowajan
Yogyakarta-55198
Telp:+62-274-488104.
--------------
[Head Office; PT .CV. Sinar Kencana]
Jl. Pungkur No 115
BANDUNG 40251
Ph : 022-4262235-4262253
Fx : 022-4214084
HP. +62 81572527115.
--------------
[Demak]
Bening Dwiono
Jl. Grya Bhakti
Praja K 14 Mangunjiwan
Demak-59515T.
PH:+62-291-681818.
--------------
[Surabaya]
PT. CVSK Perw.Surabaya
H.M.Moh. Saleh
Jl. Jakarta No 27 Tanjung Perak
Surabaya
Jawa Timur
Ph: 62-31-3550748
--------------
[Kalimantan Selatan]
Ny. Gantini Sudiatna
PT. CVSK Pwk Kalsel
Jl. Virgo Raya No 16
Perum Cahaya Bintang
Sei Besar-Banjarbaru
Kalimantan Selatan
Ph: 0511-4774629
--------------
[Sulawesi Selatan]
PT.Cipta Visi Sinar Kencana
Demplot Sulawesi Selatan
Indonesia Timur
Faristiwan Bohari
Komp Pepabri Blok D3/10
Sudiang Permai
Makassar, Indonesia
Ph;+62-411-2686031
Hp;+62-85215497331(HAH)
--------------
[Bali]
I Nyoman Rudi Arthana
Jl. Sudirman
Komp. Sudirman Agung
Blok F No 3A
Denpasar Bali
+62-811394614
--------------
[Bandung]
Mohamad Bijaksana
Greeneration Indonesia
Jl. Kanayakan D-35
BANDUNG-40135
Ph : 022-2500189
Fx : 022-2500189
--------------
[Riau]
Sartani
Jl. Suka Karya Simpang
Kualu Panam
Pekanbaru 30151
--------------
[Kalimantan Barat]
Anton Kamarudin
PT. CVSK Pwk. Kalbar
Jl. Martadinata Gg Kecambah No.1
T. +62-81511985456
Pontianak-78115
Kalimantan Barat
--------------
[Sumatera Utara]
Binur Hasibuan
Jl Kampung Baru
Perumahan Wira Asri
Blok II No 7 Rantau Prapat
Labuan Batu
Sumatera Utara 21411
Hp: 081376175864
Ph: 0624-22065
Sumatera Barat
--------------
[Sumatera Barat]
PT. CVSK Pwk Sumbar
Armus Arifin
Jl Gajah Mada No 2
Simpang Tinju-Padang
Sumbar-25143
Ph: 0751-41353
--------------
[Batam]
Dwi Nurul
PT. CVSK Pwk Batam
Shanggrila Garden
Blok A1/64,
Sekupang Batam
Kepulauan Riau-29400
--------------
[Sumatera Selatan]
Leman
PT. CVSK Sumsel
Jl. Toman 7 No.9
Perum Sako
Palembang-30151
Sumatera Selatan
T. 081373871268-81273919583
--------------
[Pekanbaru]
Yahya Subhan, SE, H
PT. CVSK PWK RIAU
Jl Hasanudin No 17 A Rengat
Pekanbaru,+62-81268338415
HP +62-81572527115
--------------
[Jakarta Selatan]
Dewi Nuraini, SP
PT.Permata Makmur Sejahtera
Jl. Mujair Raya No 5
Jatipadang
Pasar Minggu
Jakarta Selatan
+62-21-78838189
--------------
[Jakarta Selatan]
Nengah Sukerja, IR
Jl. Raya Lenteng Agung
Timur Baru No.18
Jagakarsa
Jakarta Selatan
Ph; +62-21-78888673-98925989
--------------
[Sumatera Utara]
M. Sirait
Jl. Puskesmas Ds.Sei Piring
Kec. Pulau Rakyat
Asahan
Sumatera Utara
T. +62-623-355271
--------------
[Bandar Lampung]
Hayat Sulaiman,IR,MM
Jl. Slamet Riyadi No.5
Bandar Lampung
T. +62-21- 8464810
--------------
[Bandung]
PT. Cipta Visi Sinar Kencana
Sonson Garsoni, Ir.
Jl. Pungkur No 115,
BANDUNG-40251
Ph : 022-4262235-4262253
Fx : 022-4214084
HP +62-81572527115
--------------
Binaan Posko Hijau
[Gerakan Indonesia Hijau Foundation]
LM3 Model GMIM Nafiri Manado
[Erisman Panjaitan,SE]
Sulawesi Utara
--------------
LM3 Model Ponpes Al-Izzah
[Drs.Ery Supardi]
Balikpapan-Kalimantan Timur
--------------
LM3 Ponpes Asy-Syifa
[H.Cholik H.Senen, ST]
Musi Banyuasin Sumatera Selatan
--------------
Mitra NGO
Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan
Kerjasama Antardaerah [Lekad]
Jl. Empu Sendok No.21
Kebayoran Baru-Jakarta Selatan
--------------
[Kalimantan Timur]
H.Andi Abdul Azis
Jl. Inpres III No.31a/20 RT.15
Balikpapan
HP. +6285246619489
HP. +6281348414127
--------------------
[Jakarta Selatan]
H. Asrul Hoesein
Jl. H.Muhi VIIIB RT 07 RW 04 No. 14
Pondok Pinang
Kebayoran Lama
Jakarta Selatan
HP. +6281287783331
HP. +628119772131
--------------------
[Jakarta Pusat]
PT. Xaviera Global Synergy
Wilda Yanti
HP:081314246402, Wilda
HP: 08119772131, Asrul
Artha Graha Building, 6th Floor
Jl. Jend.Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
--------------------
WebDesain & Webmaster:
Asrul Program Communication
Golden Centrum Building
JL. Majapahit Blok UV
HP: 08119772131
081287783331
Jakarta-10160
Indonesia
--------------------
Green Indonesia Foundation
NusaLoka - Sektor 14.4
JL. Flores I
Blok L7/8 BSD
Telp/Fax : 021-5378672
Kota Tangerang Selatan-15321
HP: 08119772131
081287783331
08119111131
Indonesia
--------------------

Social Entrepreneur Visitor'S

Social Entrepreneurs VISITOR
Check Google Page Rank
Rek.PP; 1363-1135-4919-6502-3777[HAH]
Ziddu AC; 2009-07-30[HAH]
NPWP;16.214.559.3-801.000[HAH]
Passport;A3129426[HAH]
CIMB Niaga; A/C; 0170118206183 [AH]
BMMD;A/C:1520008773331[HAH]
IDCard/KTP; 737111-070462-0004[AH]
AmazonID _trashandentre-20[HAH]
Review http://asrulhoesein.blogspot.com on alexa.com Locations of visitors to this page

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP