![]() |
| Asrull dan Buku Strategi Sun Tzu |
SOCIAL ENTREPRENEURS > THINK INOVATIVE,MAKE INOVATION
![]() |
| Asrull dan Buku Strategi Sun Tzu |
![]() |
| Diatas Gunung Korea Selatan (dok.Asrul) |
![]() |
| Kawah Putih Bandung (dok_Asrul) |

Trik & Tip Sun Tzu “Menetapkan Inisiatif Strategi”
Dalam The Art of War “Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
“Kejar desain strategis milik Anda sendiri untuk membuat musuh terpesona, kemudian Anda dapat merebut
musuh dan menggulingkan pemerintahan musuh”
Sun Tzu berkata;
“Kalau pasukan yang tak terkalahkan menyerang negara yang kuat, pasukan itu membuat musuh tidak mungkin menyusun kekuatannya. Pasukan itu membuat musuh terpesona dan mencegah sekutunya untuk bergabung. Pasukan itu menganut bahwa seseorang tidak perlu mencari sekutu dengan negara lain yang bertetangga, juga tidak ada keperluan untuk memperkuat pasukan negara lain.
Membuat inisiatif strategi berhasil;
Kriteria untuk menilai inisiatif strategi adalah sebagai berikut.
- Apakah inisiatif itu konsisten dengan arah strategis?
- Apakah inisiatif itumenantang tetapi masih dapat dicapai?
- Apakah sumberdaya seimbang dengan objektif?
- Apakah hasilnya membuat perubahan?
- Apakah tanggung jawab untuk menerapkan inisiatif diberikan kepada manajer dengan wewenang yang memadai
Memilih inisiatif strategi yang akan membuat perubahan;
Inisiatif strategi adalah tempat Anda akan memusatkan usaha Anda. Sering, kurang berarti lebih. Artinya, sedikit inisiatif akan memusatkan usaha, sedangkan terlalu banyak inisiatif akan menyebarkan usaha.
Konsentrasi-ini adalah dasar dari semua sukses pemasaran
Keunggulan bersaing-Pikirkan perbedaan sejati.
- Menemukan saluran distribusi baru dapat memindahkan
- Memperkenalkan teknologi baru di perusahaan bagian belakang dapat menurunkan biaya perusahaan di bagian depan. Tindakan ini dapat menjadi perbedaan yang luar biasa.
- Temukan sumber yang menurunkan biaya.
Selamat mencoba, Sukses untuk Anda………
Tanpa informasi perencanaan sia-sia
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
Sun Tzu berkata;
“Kenalilah musuh Anda, kenalilah diri Anda, kemenangan Anda pun tidak akan terancam. Kenalilah medannya, kenalilah cuacanya, lengkaplah kemenangan Anda”
Suatu perencanaan bisa membuahkan hasil maksimal bila mempunyai informasi yang tepat waktu, relevan, dan akurat. Informasi yang dimaksud meliputi;
- Musuh Anda, misalnya para pelanggan, pesaing, pemaok, dan distributor Anda. Dalam hal kebutuhan produk, informasi yang dibutuhkan meliputi sumber-sumber mereka dan cara mereka menposisikan diri.
- Diri Anda, yakni penempatan posisi Anda, pengembangan dan ketersediaan produk, serta aspek biaya.
-
- Cuaca atau iklim, misalnya iklim ekonomi berupa resesi yang tidak mendukung prosfek pemasaran. Selain itu, iklim politik berupa ketidakstabilan di berbagai wilayah/daerah/Negara yang mungkin bisa terjadi setiap saat.
Anda harus mengetahui apa yang harus Anda lakukan bila Anda memperoleh beragam informasi. Anda mungkin mengetahui banyak hal tentang para pesaing Anda tetapi Anda tidak mengetahui cara mengatasinya/menghadapi mereka. Salah satu sebabnya ialah Anda tidak membandingkan “apel dengan apel”.
Pertama-tama Anda harus membidik pesaing yang layak diperhitungkan sebelum Anda mulai membandingkan produk-produk Anda, kekuatan penjualan, dan aspek biaya. Efektivitas perencanaan Anda akan terwujud bila Anda melakukan hal itu. Sesudah Anda menentukan sasaran bidik, Anda bisa menilai sumber-sumber pemasaran perusahaan Anda. Sesudah itu, Anda bisa membandingkan kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan pesaing Anda. Penilaian seperti ini akan memampukan Anda dalam memutuskan urgensi untuk memasuki pasar berdasarkan standar-standar penjualan, keuntungan, dan aspek RoI (Return on Investmen).
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila aada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan mengcopy pastenya. Bila akan pindahkan kedalam tulisan lagi baik di blog maupun media lain diharapkan/ketentuannya dicantumkan sumber “Nama Blog” ini saja (nama saya tidak perlu, silakan ganti nama Anda). Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini diharapkan juga memberi komentarnya, demi perbaikan kepada saya selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di
Sukses untuk Anda………
Mengenal “Seni Kepemimpinan” Sun Tzu
Dalam The Art of War “Sun Tzu “ untuk Pelaku Bisnis Modern
Sun Tzu menekankan seni dari;
-Menghemat kekuatan seseorang
-Menilai keadaan sekitar
-Menggunakan pasukan
Sun Tzu berkata;
“Dekat dengan medan pertempuran, dia menunggu musuh datang dari kejauhan; sambil istirahat, dia menunggu musuh yang kehabisan energi; dengan pasukan yang mendapat jatah makanan memadai, dia menunggu pasukan yang kelaparan. Ini adalah seni menghemat kekuatan seseorang. Dia menahan diri untuk tidak mencegat musuh yang membawa bendera dengan susunan masih rapi, dan menghentikan serangan ke pasukan yang formasinya mengesankan kekuatan. Ini adalah seni menilai keadaan sekitar. Seni menggunakan pasukan adalah ketika musuh menguasai tanah yang tinggi, tidak menghadapinya dengan menaiki bukit, tidak melakukan serangan langsung, ketika dia bermaksud untuk kabur, jangan mengejar. Jangan menyerang prajurit yang kemarahannya sedang tinggi. Jangan menelan umpan yang dilontarkan oleh musuh. Jangan merintangi musuh yang kembali kea rah negaranya. Bila Anda mengepung musuh, biarkan ada jalan keluar tetap terbuka. Jangan menekan terlalu keras musuh yang sudah putus asa. Itu adalah metode menggunakan pasukan.”
Wu Chi mengenai The Art of War
Abad Keempat Sebelum Masehi.
“Guru Wu berkata,”Dalam memulai operasi militer ada lima hal yang perlu dipertimbangkan: Pertama, Berjuang keras setelah kemasyhuran; Kedua, Berjuang keras setelah laba; Ketiga, Meningkatkan perasaan permusuhan; Keempat, Memperparah kekacauan internal; dan Kelima, Menyebabkan kelaparan (diantara musuh).”
Bersikap Profesional Bersikap Manusiawi.
Dalam menjajaki daftar persyaratan kepemimpinan, orang dapat menyimpulkan bahwa setiap sifat manusia yang diinginkan, diperlukan. Akan tetapi, sifat-sifat manusia harus digabungkan dengan pengetahuan dan pengalaman dalam disiplin pemasaran dan industri.
Napoleon menyusun 115 sifat yang memberi konstribusi ketika mencoba menetapkan kepemimpinan yang penting.
Kolonel WJ. Wood dalam bukunya Leader and Battles menggambarkan tiga “seni” pribadi yang membantu membuat kecerdasan bermanfaat dalam menyebabkan tindakan epektif.
Sukses untuk Anda………
Trik dan Tips Sun Tzu “Pemimpin Mendengarkan dan Belajar”
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
Tugas dari seorang jenderal untuk bersikap tenang dan dengan demikian memastikan pertimbangan yang mendalam; tidak memihak dan jujur, dan menjaga manajemen tetap baik.
Sun Tzu berkata;
Jarah Negara yang subur untuk menyediakan banyak makanan bagi tentara Anda. Perhatikan kesejahteraan prajurit dan jangan membuat mereka menjadi lelah. Cobalah untuk menjaga semangat mereka tetap tinggi dan hemat energi mereka. Jaga pasukan tentara tetap bergerak dan susun rencana yang tidak terduga.
Secara umum, ketika menyerbu teritori yang bermusuhan, semakin dalam pasukan memasuki wilayah itu, mereka akan semakin kompak; memasuki wilayah musuh hanya sedikit menyebabkan penyebaran.
Memimpin Pemimpin.
Seorang eksekutif perusahaan menulis, “Saya telah menemukan dalam kasus saya sendiri bahwa pemimpin bisnis bukan manusia super, sumber kebijaksanaan eksklusif. Ide juga harus berasal dari orang lain. Sampai tingkat tertentu ide ini harus berasal dari organisasi. Organisasi harus dibuat memahami bahwa pemimpin tergantung padanya untuk kepemimpinan yang diharapkan akan diberikannya. Dengan kata lain, organisasi harus memimpin pemimpin-yang harus selalu menunjukkan bahwa dia mencari kebenaran bukan kemenangan.
Semakin Tinggi Peringkat Semakin Penting Untuk Belajar
Seorang eksekutif perusahaan yang pindah ke posisi pemimpin dalam perusahaan barutidak melakukan apapun kecuali melihat, mendengarkan, dan mengajukan pertanyaan selama 6 minggu. Pemimpin tidak mempunyai monopoli pada kreativitas dan seharusnya mendorong ekspresi kreatif dari stafnya. Orang yang mampu mengekspresikan idenya merasa lebih baik karena diberi peluang untuk berpartisipasi. Kalau ide itu diterima, ikatan ke organisasi menjadi lebih kuat, dan implementasi ide tersebut lebih antusias serta memastikan sukses.
Ide kreatif yang di ekspresikan oleh staf, pada gilirannya, membantu kontribusi pada pengetahuan dasar yang akan melepaskan kreativitas pemimpinnya sendiri.
Mendengarkan aktif menyertakan mengajukan pertanyaan. Aktivitas ini membuat Anda (pemimpin) tetap mengikuti dan menyesuaikan diri dengan alur percakapan. Keadaannya bahkan lebih baik lagi kalau Anda menyiapkan daftar pertanyaan (tertulis) sebelum percakapan dimulai. Kalau memungkinkan, membuat catatan merupakan cara lain untuk menjaga agar pikiran tidak melantur.
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila ada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan copas n syarat sebut dan link sumbernya. Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini beri komentarnya, demi perbaikan selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di
Selamat mencoba Strategi The Art of War, Sukses untuk Anda………
Trik dan Tips Sun Tzu “Bersikap Efisien”
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
Mereka yang mahir dalam menggunakan pasukan tidak memerlukan calon tentara lapis kedua dari wajib militer atau lebih dari dua sumber perbekalan.
Sun Tzu berkata;
“Mereka membawa perbekalan militer dari tanah air dan menyusun perbekalan tergantung pada musuh. Jadi pasukan akan selalu mempunyai perbekalan yang cukup.
Ketika sebuah negara menjadi miskin karena operasi militer, hal itu karena pasukan tentara yang jauh dari tanah airnya memerlukan transportasi jarak jauh. Karena terpaksa membawa perbekalan menempuh jarak jauh membuat orang menjadi miskin. Sebaliknya, harga local komoditas biasanya meningkat tajam di daerah dekat perkemahan tentara. Naiknya harga menyebabkan sumber daya keuangan terkuras dengan cepat.
Ketika sumber daya terkuras, petani kecil akan menderita karena pemerasan dengan paksaan. Dengan menipisnya kekuatan dan terkurasnya kekayaan, setiap rumah tangga di tanah air akan kosong.
Tujuh per sepuluh penghasilan rakyat dihambur-hamburkan dan enam per sepuluh dari penghasilan Negara dipakai untuk membayar kereta perang yang rusak, kuda yang terluka, baju perang dan topi perang, panah dan bususr, kapak perang dan perisai kecil, tombak dan perisai besar, sapi yang hanyut dan kereta yang berat.
Oleh karena itu, seorang jenderal yang bijaksana pasti mendapatkan perbekalan dari Negara musuh”
Laba sebagai Persyaratan untuk Bertahan Hidup.
Ekonomi kekuatan mengharuskan Anda melakukan analisis laba dari setiap usaha. Pengeluaran Anda untuk mencapai kemenangan harus membuahkan hasil yang mendatangkan laba. Akan mendatangkan bencana kalau melanggar prinsip ekonomi kekuatan ketika perusahaan melanjutkan akuisisi secara berlebihan sehingga tidak sehat, atau ketika penngecer membuka terlalu banyak cabang dalam waktu yang terlalu cepat. Masalahnya bukan bergerak ke depan, tetapi kecepatan yang terlalu tinggi dari gerakan ke depan. Seperti tanaman yang diberi pupuk secara berlebihan, organisasi kehabisan tenaga karena pertumbuhannya sendiri. Struktur keuangan, system manajamen, dan sumber daya manusia memerlukan waktu untuk menjadi dewasa.
Kalau ada stress bisnis, kita kembali pada keahlian dasar kita untuk menyelesaikan masalah. Kita melakukan apa yang kita ketahui, dan sering tindakan itu bukan yang harus dilakukan.
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila ada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan copas n syarat sebut dan link sumbernya. Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini beri komentarnya, demi perbaikan selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di
Selamat mencoba Strategi The Art of War, Sukses untuk Anda………
Trik dan Tips Sun Tzu “Membangun Kekuatan Internal”
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
Jenderal yang maju tanpa mendambakan ketenaran dan mundur tanpa takut mendapat nama buruk, yang hanya mempunyai tujuan melindungi anak buahnya dan menjunjung tinggi kehendak penguasanya, adalah permata yang berharga dari negaranya.
Sun Tzu berkata;
“Bila pertempuran tidak memberikan peluang yang baik untuk menang. Anda tidak perlu bertempur walaupun penguasa memerintahkan untuk perang. Oleh karena itu, dalam situasi umum, bertempur pasti menghasilkan kemenangan, maka Anda mungkin memutuskan untuk berperang walaupun penguasa mengeluarkan perintah untuk tidak berperang”
Wu Chi mengenai The Art of War Sun Tzu, berpendapat;
Dalam perkara militer terdapat empat peluang.
Dalam aktualisasi strategi pada bisnis tersebut diatas bahwa, terlalu banyak pertemuan bisnis berakhir karena perusahaan kehabisan sumber daya keuangan. Arus kas Anda dan proyeksi laba harus menyertakan rencana keadaan tidak terduga.
Hampir setiap penetrasi yang sukses dari bisnis baru ke dalam industri baru sukses karena bisnis baru menawarkan lebih banyak manfaat dengan harga yang dikenal dengan mempunyai nilai yang lebih baik. Cobalah berusaha masuk ke dalam pasar dengan produk “saya juga sama” dan Anda segera akan pulang kerumah dengan seluruh sediaan barang Anda. Intinya harus berbeda, demikian strategi Sun Tzu.
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila ada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan copas n syarat sebut dan link sumbernya. Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini beri komentarnya, demi perbaikan selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di
Selamat mencoba Strategi The Art of War, Sukses untuk Anda………
Trik dan Tips Sun Tzu “Menangani Konflik Internal”
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
Manajer pemasaran akan menghadapi masalah paling besar dengan birokrasi ketika mengusahakan efisiensi di kantor pusat dan menganalisis laba.
-Penyerang sering mempunyai sedikit pengetahuan mengenai kenyataan situasi dilapangan. Karena mereka belumpernah mengadakan kontak dengan masalah, mereka tidak mengajukan pertanyaan yang tepat.
-Pemasaran sering dalam posisi yang hanya dapat mempertahankan rencana dan kinerjanya karena penyerang tidak mempunyai rencana maupun kinerja.
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila ada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan copas n syarat sebut dan link sumbernya. Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini beri komentarnya, demi perbaikan selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di
Selamat mencoba Strategi The Art of War, Sukses untuk Anda………
Trik dan Tips Sun Tzu “Kerja Sama Kelompok Berhasil”
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
Bukti mengenai pentingnya kerja sama kelompok antara ahli strategi dan ahli taktik dapat disaksikan dalam pengembangan tank
Kelompok desain yang terdiri dari delapan orang (ukuran kelompok yang baik) termasuk insinyur, pembangun model, dan veteran pasukan tank (campuran yang baik dari beberapa ahli). Pemimpin kelompok, Tai, mengikuti falsapah bahwa desain yang baik bukan dari inspirasi, melainkan proses pemecahan masalah yang berjalan perlahan, sering amat perlahan (seperti halnya dalam bisnis).
Desain radikal bila dibandingkan dengan tank dari pasukan tentara negara lain. Mesinnya diletakkan di depan sebagai penyangga dengan demikian secara inovatif pintu dapat diletakkan di belakang agar awak tank dapat meloloskan diri atau menyelamatkan prajurit yang terluka. Karena bahan baker solar tidak mudah terbakar, tangi bahan baker juga diletakkan di depan untuk memberikan perlindungan lebih jauh. Amunisi yang berkaliber kecil yang tidak mudah meledak membentuk penyangga di sebelah dalam tank. Peluru kanon yang tidak mudah meledak disimpan di bawah dalam tempat yang terlindung. Keandalan Markava terbukti di
Proses desain tidak pernah berhenti. Setiap insinyur yang ditugaskan dalam proyek ini dikirimkan ke pertempuran yang menganalisis sendiri kinerja tank ini. Versi baru secara berkelanjutan dikembangkan.
Kerjasama Kelompok
Kesejajaran dalam pemasaran adalah bahwa produk yang paling baik dihasilkan dari kerja sama kelompok antara mereka yang mengetahui teknologi dan mereka yang berpengalaman di lapangan. Bagian penjualan maupun bagian pemasaran tidak ada yang mempunyai monopoli mengenai informasi. Perencanaan penting; Anda harus mempunyai strategi yang tepat. Implementasinya, dan melakukannya dengan tepat, juga amat penting.
Kerjasama kelompok mengurangi kesalahan yang mahal dan meningkatkan kemungkinan menyelesaikan secara cemerlang. Sekelompok orang berpengalaman yang mengkoordinasikan usaha mereka dan mengkonsentrasikan pada objektif secara konsisten akan mengalahkan individual yang mencoba mencapai sasaran yang sama.
Usaha satu orang harus disingkirkan. Kerja sama kelompok dipakai-bila Anda ingin berhasil.
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila ada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan copas n syarat sebut dan link sumbernya. Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini beri komentarnya, demi perbaikan selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di
Selamat mencoba Strategi The Art of War, Sukses untuk Anda………

Tiga Kunci Serangan Pemasaran
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
by; H.Asrul Hoesein
Menurut analisa strategi Seni Perang Sun Tzu, bahwa, ada tiga kunci yang mendasar bagi serangan pemasaran, antara lain;
Trik dan Tips Sun Tzu “Ciptakan dan Manfaatkan Momentum”
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
Kalau air yang deras mengikis batu besar, itu karena momentum
Sun Tzu mengatakan bahwa;
Oleh karena itu, seorang komandan yang terampil membangun tempat penyimpanan yang besar tidak menggunakan situasi demi keuntungan yang paling baik, dan tidak membuat tuntutan berlebihan pada bawahannya. Karena itu dia tidak mampu memilih orang yang tepat dan menggunakan situasi. Dia yang mengambil keuntungan dari situasi menggunakan anak buahnya untuk bertempur dengan menggulingkan batang pohon atau batu. Sifat dari batang pohon dan batu untuk tetap diam di tanah yang datar, dan berguling ke depan di tanah yang miring. Bila penampangnya segi empat, benda itu berhenti bergerak; bila bulat, benda itu berguling. Jadi, energi dari pasukan dengan komandan yang terampil hanya seperti momentum dari batu bulat yang dengan cepat berguling ke bawah dari gunung setinggi ribuan kaki. Ini adalah arti dari “penggunaan energi”
Biarkan Momentum Bergulir.
Kebijaksanaan konvensional dalam melatih sepakbola adalah bahwa setiap tim dapat mengendalikan tempo permainan dengan mengendalikan tiga priode waktu.
Dalam priode waktu yang menentukan ini sebuah tim dapat memperoleh atau kehilangan momentum.
Berjuang Keras Untuk Berkelanjutan Menyerang
Tindakan menyerang harus merupakan proses berkelanjutan. Hanya dengan demikian Anda dapat mempertahankan kebebasan bertindak, mencapai perkembangan yang tidak terduga, dan menetapkan arah perang pemasaran.
Dunia penuh dengan “factor pencetus” yang membantu menjual produk. Hadiah dan kupon yang diberikan saat pembelian adalah factor pencetus yang membantu produk baru terangkat dan produk yang sudah mantap memperoleh momentum. Konsep paket berbeda dapat menjadi factor pencetus.
Pengecer dan pedagang besar juga memperoleh momentum dengan program penjualan special dan penawaran dalam waktu terbatas. Hal yang penting adalah mulai dan kemudian menemukan cara untuk memperoleh momentum. Intinya ciptakan momentum.
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila ada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan copas n syarat sebut dan link sumbernya. Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini beri komentarnya, demi perbaikan selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di
Selamat mencoba Strategi The Art of War, Sukses untuk Anda………

Trik dan Tips Sun Tzu “Rencanakan Kejutan”
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
by; H.Asrul Hoesein
Luncurkan serangan di tempat dia tidak siap; ambil tindakan ketika sedang tidak diperkirakan
Sun Tzu mengatakan bahwa;
Semua perang didasarkan pada kecurangan. Oleh karena itu, kalau dapat menyerang, kita harus pura-pura tidak mampu; kalau menggunakan kekuatan tentara kita harus tampaknyatidak aktif; kalau kita dekat, kita harus membuat musuh percaya bahwa kita masih jauh; kalau jauh, kita harus membuatnya percaya kita dekat. Tawarkan umpan untuk membujuk musuh, ketika dia mendambakan keunggulan kecil; gempur musuh ketika dia sedang kacau.
Bila dia mempersiapkan diri dengan baik dengan kekuatan yang memadai, ambiltindakan ekstra hati-hati melawannya. Bila dia kuat dalam tindakan, hindari dia. Bila dia marah, carilah peluang untuk mengecilkan hatinya. Bila dia tampak rendah hati, buat dia menjadi arogan. Bila pasukannya telah cukup beristirahat, buat mereka menjadi lelah. Bila pasukannya bersatu, usahakan menjadi terpecah-pecah.
Inilah kunci untuk meraih kemenangan bagi seorang ahli strategi. Akan tetapi, tidak mungkin untuk merumuskan secara rinci sebelumnya.
Dia mengubah susunan dan rencananya untuk membuat orang lain tidak dapat menyelami strateginya. Dia memindahkan tempat pasukannya berkemah dan mengirimkan pasukan menempuh jalur yang berliku-liku sehingga orang lain tidak mungkin mengantisipasi sasarannya.”
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila ada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan copas n syarat sebut dan link sumbernya. Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini beri komentarnya, demi perbaikan selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di Indonesia, sebagai sumber informasi yang berkualitas, bukan berita basa basi semata. Diharapkan menjadi pencerahan demi kemaslahan berSAMA.
Selamat mencoba Strategi The Art of War, Sukses untuk Anda………
Read More...
Trik dan Tips Sun Tzu “ Kerahasiaan Adalah Mitra Kejutan”
“Seni Perang” Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern
Ferdinanand Foch, Precepts mengatakan bahwa;
“Tidak bertindak menimbulkan kejutan, dan kejutan menyebabkan kekalahan, yang sebenarnya hanya satu bentuk kejutan adalah kerahasiaan menuju kejutan itu sendiri.”
Tidak sulit untuk mengingat pertempuran militer dimana kerahasiaan memainkan peran besar dalam mencapai kejutan. Dalam perang Teluk, kekuatan gabungan menggerakkan unit serangan secara lateral sepanjang garis depan sampai titik dimana mereka dapat menusuk jauh kewilayah Irak tanpa mendapat perlawanan. Dalam Perang Bulge, pasukan Jerman diam-diam menggerakkan pasukan beberapa kilometer. Dalam Perang
Aplikasi pemasaran dari serangan iam-diam dapat ditemukan di perusahaan kecil, yang dikelola sendiri oleh pemiliknya dan perusahaan besar yang menumbuhkan struktur manajemennya sendiri. Dalam organisasi ini kerahasiaan pemasaran lebih mudah dipertahankan dari pada dalam perusahaan dengan staf manajemen yang lebih banyak bepergian.
Dalam meluncurkan produk baru, selalu ada kecendrungan untuk menggiring informasi ke dalam pasar. Pengumuman kecil sekarang, komentar kemudian, dan pada saat produk sampai di pasar, terlalu banyak pesaing telah membayangkan cara mementahkan ancaman.
Silakan ikuti terus tulisan Sun Tzu, di Blog ini. Karena keseluruhan trik Sun Tzu (12+1 Trik dengan judul dan 8 Trik tanpa judul, yang dikenal sebagai buku “Seni Perang” Sun Tzu yang hilang) akan saya tulis dari beberapa versi analisa yang telah membuktikannya secara detail mengenai Strategi “Seni Perang” Sun Tzu to Pemasaran dan Penjualan berikutnya, selamat membaca dan menerapkannya.
Bila ada teman-teman yang senang dengan tulisan strategi/prinsip seni perang Sun Tzu ini, silakan copas n syarat sebut dan link sumbernya. Dan jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini beri komentarnya, demi perbaikan selaku pengelola blog ini. Terima kasih atas kerjasamanya demi meningkatkan mutu “Blogger” atau media lainnya di
Selamat mencoba Strategi The Art of War, Sukses untuk Anda………
Untuk permintaan sebagai narasumber atau pelatihan pengelolaan sampah, silakan menghubungi email: hasrulhoesein@gmail.com atau WA: 081287783331 atau Mobile: 08119772131
© Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008
Back to TOP