Tren
kenaikan angka konsumsi bahan bakar konvensional (premium, solar)
terus berlangsung. Bahan bakar (BBM) yang berasal dari minyak bumi
tersebut adalah sumber energi fosil yang tidak dapat diperbarui
(unrenewable), sedangkan permintaan dan kebutuhannya naik terus.
Demikian pula harganya cenderung meningkat, karena tidak ada
stabilitas keseimbangan permintaan dan penawaran. Salah satu jalan
untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) adalah mencari sumber energi
baru yang dapat diperbarui (renewable), atau baru terbarukan ,
salah satunya adalah bio elektrik dari energi biogas. Gas bio ini hasil
penguraian secara kedap udara ( anaerobik) dari material organik,
umumnya terdiri dari metana (CH4), karbondioksida (CO2) dan sedikit gas
( H2, N2, O2 dan H2S).

























