Proses
pembangunan pengolahan sampah ITF Sunter tersebut, sebaiknya dibatalkan
saja. (ini saja pemprov. DKI Jakarta telah membatalkan lelang beauty
contest tempat pengolahan sampah ITF Sunter yang sedianya lelang
dilakukan hari ini, Jumat, 7 September 2012, tapi persyaratan peserta
tidak lengkap). Proyek tersebut sangat menelan biaya (investasi), walau
pembangunannya di invest oleh perusahaan, tapi dalam pengelolaan
nantinya akan menyerap dan APBD yang sangat besar dalam hitungan perton
sampah yang terkelola, yaitu RP .400.000/ton. Lucunya ini proyek, biaya
pengelolaan dibayar oleh pemda dan kembali listriknya dibeli oleh
masyarakat nantinya melalui pemerintah. Coba dianalisa kebenaran dari
proyek ITF ini, sangat membingunkan?

























